Ilustrasi seseorang yang berdiri di samping layar laptop besar yang menampilkan peringatan peringatan, dengan teks "Tetap Terdepan dalam Masalah dengan Peringatan Server Waktu Nyata."

Panduan untuk Pemula tentang Peringatan Server Waktu Nyata

Perusahaan di sebagian besar industri mengandalkan server mereka untuk memberikan pengalaman yang lancar bagi pelanggan dan karyawan. Baik itu memproses transaksi atau menghosting aplikasi, performa server sangat penting untuk kesuksesan bisnis. Namun, bagaimana jika ada sesuatu yang menghentikannya? Satu momen downtime dapat menyebabkan hilangnya bisnis, membuat pengguna kesal, dan bahkan kerusakan reputasi jangka panjang bagi perusahaan Anda.

Di sinilah pemantauan server real-time menjadi berguna. Ini adalah garis hidup infrastruktur TI Anda, memberi Anda pemantauan berkelanjutan dan memperingatkan Anda tentang potensi masalah sebelum masalah tersebut menjadi tidak terkendali. Anggap saja seperti memiliki anjing penjaga yang tidak pernah tidur untuk sistem Anda - selalu waspada dan siap bertindak dalam sekejap.

Pemantauan real-time tidak hanya sekadar memverifikasi apakah server Anda berjalan atau tidak. Pemantauan ini menggali lebih dalam ke dalam statistik penting seperti penggunaan CPU, memori, ruang disk, dan penggunaan jaringan. Dengan mengawasi semua ini, Anda dapat memprediksi kemacetan sebelumnya dan mengatasinya terlebih dahulu. Sebagian besar masalah server disebabkan oleh masalah yang mudah dicegah seperti sumber daya yang berlebihan atau konfigurasi yang salah, yang dapat dengan mudah diperbaiki dengan perangkat lunak pemantauan yang tepat.

(lebih…)

Integrasi Xitoring dengan Zapier

Apa itu Zapier?

Zapier adalah alat otomatisasi berbasis web yang menghubungkan berbagai aplikasi dan layanan secara bersamaan, memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dan mengotomatisasi tugas tanpa memerlukan keahlian pengkodean. Alat ini bekerja berdasarkan prinsip "Zaps", yaitu alur kerja otomatis yang menghubungkan satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Alur kerja ini terdiri dari pemicu dan satu atau beberapa tindakan.

Begini cara kerjanya:

  1. Pemicu: Peristiwa tertentu terjadi dalam satu aplikasi. Misalnya, insiden baru yang terdeteksi oleh Xitoring di server Anda, atau kehilangan paket terdeteksi di situs web Anda.
  2. Tindakan: Setelah peristiwa pemicu terjadi, Zapier secara otomatis melakukan tindakan yang telah ditentukan sebelumnya di aplikasi lain. Misalnya, Zapier dapat membuat tugas di Trello, menambahkan kontak ke Mailchimp, atau memberi tahu Anda di saluran notifikasi yang dipilih.

(lebih…)