Redis adalah penyimpanan struktur data dalam memori sumber terbuka yang berfungsi sebagai basis data, cache, dan perantara pesan. Redis dapat menangani berbagai struktur data, termasuk string, hash, daftar, set, set yang diurutkan dengan kueri rentang, bitmap, hyperlog, indeks geografis, dan aliran. Redis memiliki replikasi, skrip Lua, penggusuran LRU, transaksi, dan berbagai tingkat persistensi pada disk. Redis juga memungkinkan ketersediaan tinggi dengan Redis Sentinel dan partisi otomatis dengan Redis Cluster.
Keunggulan utama Redis adalah kecepatannya, dengan operasi yang membutuhkan waktu kurang dari satu milidetik untuk menyelesaikannya, sehingga ideal untuk kasus penggunaan dengan throughput tinggi seperti caching. Sifatnya yang berada di dalam memori memungkinkannya bekerja secara signifikan lebih cepat daripada basis data berbasis disk. Struktur data Redis menawarkan berbagai macam fungsi, sehingga cocok untuk berbagai macam aplikasi di luar caching, termasuk analisis waktu nyata, pengiriman pesan, dan penyimpanan sesi dalam aplikasi web.
Redis dibuat dengan mempertimbangkan kesederhanaan dan efisiensi, serta mudah diatur dan digunakan, menyediakan solusi yang sederhana namun kuat untuk menangani data secara efektif dalam berbagai pengaturan dan aplikasi komputasi.